Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Menghitung Harga Pokok Pesanan

 

PRAKTIKUM AKUNTANSI PERUSAHAAN MANUFAKTUR

(KELAS XII) (Tanggal 14 Agustus 2020)

 Oleh :Dra Eni Rachmawati dan Widayati, S.Pd, M.M

Contoh Soal Menghitung Harga Pokok Pesanan

PT Lestari Jaya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dengan menggunakan metode harga pokok pesanan. Pada bulan November 2018 perusahaan mendapat pesanan untuk mencetak brosur sebanyak 5.000 lembar dari CV Kinanti dengan harga yang dibebankan adalah Rp2.500 per lembar. Pada bulan yang sama perusahaan juga menerima pesanan sebanyak 50 spanduk dari CV Lancar dengan harga Rp425.000 per buah. Pesanan dari CV Kinanti diberi kode pesanan ELANG-0 dan pesanan dari CV Lancar diberi nomor ELANG-02.

Data Kegiatan dan Produksi

a. Pada tanggal 11 November 2018 dibeli bahan baku dan penolong dengan cara kredit yakni sebagai berikut:

Bahan Baku:

Kertas untuk brosur Rp2.150.000

Kain putih 200 meter Rp3.750.000

Bahan Penolong :

Bahan Penolong B1 Rp450.000

Bahan Penolong B2 Rp550.000

b. Dalam pemakaian bahan baku dan penolong untuk memproses pesanan ELANG-01 dan ELANG-02 diperoleh informasi sebagai berikut:

Bahan baku kertas dan bahan penolong B1 digunakan untuk memproses pesanan ELANG-01, sedangkan bahan baku kain dan bahan penolong B2 dipakai untuk memproses pesanan ELANG-02.

c. Untuk penentuan Biaya Tenaga Kerja yang dikeluarkan oleh departemen produksi menggunakan dasar jam tenaga kerja langsung dengan perhitungan sebagai berikut.

      1. Upah langsung untuk pesanan ELANG-01 240 jam @Rp9.000.
      2. Upah langsung untuk pesanan ELANG-02 menghabiskan sebanyak 360 jam @Rp9.000.
      3. Upah tidak langsung adalah Rp2.500.000.
      4. Gaji Karyawan Bagian Pemasaran dikeluarkan sebesar Rp4.000.000.
      5. Gaji Karyawan Bagian Administrasi & Umum sebesar Rp2.250.000.

 d. Pencatatan Biaya Overhead Pabrik. Perusahaan dalam hal ini menggunakan tarif BOP sebesar 150% dari Biaya Tenaga Kerja Langsung, baik pesanan ELANG-01 dan ELANG-02. Biaya overhead pabrik sesungguhnya terjadi dalam kaitannya dengan pesanan di atas, adalah sebagai berikut.

1.            Biaya pemeliharaan gedung Rp500.000

2.            Biaya depresiasi gedung pabrik Rp1.000.000

3.            Biaya depresiasi mesin Rp1.500.000

4.            Biaya pemeliharaan mesin Rp250.000

5.            Biaya asuransi gedung pabrik & mesin Rp750.000

e. Pencatatan Harga Pokok Produk Jadi. Berdasarkan informasi untuk pesanan ELANG-01 telah selesai dikerjakan.

f. Pencatatan Harga Pokok Produk Dalam Proses. Berdasarkan informasi diketahui bahwa untuk pesanan ELANG-02 masih dalam proses penyelesaian.

g. Pencatatan Harga Pokok Produk yang dijual. Pesanan ELANG-01 telah diserahkan kepada pemesan. Dan dari penyerahan tersebut pemesan akan membayar dengan cara kredit.

DIMINTA

Berdasarkan informasi di atas, buatlah jurnal yang diperlukan berdasarkan Metode Harga Pokok Pesanan.

JAWAB :

Jurnal-Jurnal yang diperlukan:

1. Pencatatan Pembelian Bahan Baku & Penolong

Persediaan Bahan Baku

5.900.000

–

           Utang Dagang

5.900.000

Persediaan Bahan Penolong

1.000.000

–

          Utang Dagang

–

1.000.000

 

2. Pencatatan Pemakaian Bahan Baku & Penolong

BDP – Biaya Bahan Baku

5.900.000

–

            Persediaan Bahan Baku

–

5.900.000

BOP – Sesungguhnya

1.000.000

–

            Persediaan Bahan Penolong

–

1.000.000

 

3. Pencatatan Biaya Tenaga Kerja

a. Pencatatan Biaya Tenaga Kerja yang terutang

Gaji dan Upah

14.150.000

–

             Utang Gaji & Upah

–

14.150.000

 

b. Pencatatan Distribusi Biaya TK

 BDP –Biaya Tenaga Kerja langsung

5.400.000

–

Biaya TK Tidak Langsung

2.500.000

–

Biaya Pemasaran

4.000.000

–

Biaya Administrasi & Umum

2.250.000

             Gaji & Upah

–

14.150.000

 

c. Pembayaran Gaji & Upah

 Utang Gaji & Upah

14.150.000

–

             Kas

–

14.150.000

 

4. Pencatatan Biaya Overhead Pabrik

Materi Rekomendasi

Jurnal BOP yang dibebankan

 BDP- Biaya Overhead Pabrik

8.100.000

–

             BOP yang dibebankan

–

8.100.000

Perhitungan : 150% dari biaya tenaga kerja langsung

                       150 % x Rp 5.400.000,00 = 8.100.000,00

Jurnal untuk mencatat BOP Sesungguhnya

BOP Sesungguhnya

7.500.000

–

                     Berbagai rekening  BOP yang di kredit

–

7.500.000

 Perhitungan :

Biaya Bahan penolong                                 Rp1.000.000

Biaya tenaga Kerja tidak langsung             Rp2.500.000

Biaya pemeliharaan gedung                        Rp   500.000

Biaya depresiasi gedung pabrik                  Rp1.000.000

Biaya depresiasi mesin                                 Rp1.500.000

Biaya pemeliharaan mesin                           Rp   250.000

Biaya asuransi gedung pabrik & mesin    Rp   750.000

 

Jurnal untuk menutup Biaya Overhead Pabrik

 

BOP yang dibebankan

8.100.000

–

                Selisih BOP

–

    600.000

                 BOP yang Sesungguhnya

7.500.000

 

 

Jurnal untuk menutup selisih BOP

Selisih BOP

600.000

–

             Harga Pokok Penjualan 

–

600.000

 

 

5. Pencatatan Harga Pokok Produk Jadi (ELANG-01)

Persediaan Produk Jadi

7.550.000

–

       BDP- Biaya Bahan Baku

–

2.150.000

       BDP- Biaya Tenaga Kerja  Langsung

–

2.160.000

       BDP- Biaya Overhead Pabrik

–

3.240.000

 Perhitungan

Biaya bahan baku ( kertas )                                     = Rp 2.150.000,00

Biaya Tenaga Kerja langsung = 240 jam X Rp 9.000,00   = Rp 2.160.000,00

BOP yang dibebankan = 150% x 2.160.000                        = Rp 3.240.000,00

6. Pencatatan Harga Pokok Produk Dlm Proses (ELANG-02)

Persediaan PDP

11.850.000

–

          BDP- Biaya Bahan Baku

–

3.750.000

          BDP- Biaya TK Langsung

–

3.240.000

          BDP- Biaya Overhead Pabrik

–

4.860.000

 

7. Pencatatan Harga Pokok Produk yang Dijual

Piutang Dagang

12.500.000

–

          Penjualan (5.000 x 2.500)

–

12.500.000

Harga pokok Penjualan

  7.550.000

–

          Persediaan Produk jadi

–

7.550.000

 

Demikian contoh prosedur pencatatan pada metode harga pokok pesanan . jika kurang jelas bisa dipelajari buku paket “PRATIKUM AKUNTANSI PERUSAHAAN MANUFAKTUR “

 

 

 

 

 


 

 

Posting Komentar

0 Komentar