9. Istilah – istilah Pendidikan
Ki Hadjar Dewantara mendirikan
Perguruan Tamansiswa dengan maksud mengganti pendidikan kolonial
dengan pendidikan nasional. Karenanya beberapa istilah yang
berbau kolonial diganti dengan istilah nasional. Istilah-istilah itu antara
lain :
1.
Istilah institut diganti dengan istilah perguruan,
yang artinya tempat berguru, atau tempat belajar berpikir positif, berperasaan
luhur, indah dan maju, berkemauan mulia yang sesuai dengan perintah Tuhan Yang Maha
Esa, dan berkarya yang mensejahterakan diri sendiri, bangsa, dan umat manusia.
2.
Istilah sekolah diganti dengan Bagian Perguruan,
dipimpin oleh Ketua Bagian Perguruan dan bukan Kepala Sekolah.
3.
Nama-nama sekolah :
·
TK disebut Taman Indria, artinya tempat yang indah untuk berlatih
panca indra.
·
SD (dulu
Sekolah Rakyat) disebut Taman Muda,
artinya tempat yang indah untuk membangun anak-anak yang cirinya senang bermain
menjadi pemuda yang berjiwa: nasionalis, patriotis, herois, dan pejuang.
·
SMP (dulu MULO) disebut Taman Dewasa, artinya tempat yang indah untuk membangun pemuda menjadi
dewasa yang mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan hal-hal yang baik,
benar, dan adil.
·
SMA ( dulu AMS ) disebut Taman Madya, artinya
tempat yang indah di tengah-tengah antara mau melanjutkan ke Pergruan Tinggi
atau terjun ke masyarakat.
·
SMK disebut Taman Karya, artinya tempat yang indah untuk belajar
berkarya.
·
Taman Prasarjana = Akademi.
·
Sarjanawiyata = Perguruan Tinggi
4.
Murid (dulu Studen ) disebut siswa, sekarang Peserta Didik
5.
Guru disebut Pamong karena tugasnya momong (mengasuh) dengan Ing Ngarsa Sung
Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani, bukan “memerintah – memaksa – menghukum” seperti penguasa.
6.
Gaji diganti dengan nafkah
artinya biaya hidup, dan bukan upah
7.
Panggilan terhadap guru dulu Mynheer, Mevrouw, Eneik, Tuan,
Ndoro. diganti dengan Bapak dan Ibu supaya lebih demokratis.
8.
Penghormatan dulu dibeda-bedakan : Paduka Yang Mulia, Yang Mulia
Yang terhormat, kemudian
diganti dengan yang terhormat, supaya demokratis.
9.
Ucapan : Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Malam diganti dengan Salam dan Bahagia artinya
doa semoga kita semua sejahtera lahir dan batin.
0 Komentar