TEKS PROSEDUR 2 2021.2022
![]() |
Image by Firmbee from Pixabay |
B.
Merancang Pernyataan Umum dan Tahapan-Tahapan
Untuk melakukan setiap kegiatan tentu harus
mengikuti prosedur yang sudah di tetapkan agar kegiatan dapat dilaksanakan dengan
benar. Dengan mematuhi tahapan tersebut maka keberhasilan melakukan kegiatan
akan semakin besar. Bagaimanakah bagian-bagian suatu prosedur jika dicermati
berdasarkan maknanya?
Kegiatan 1
Mengungkapkan Pernyataan Umum dan
Tahapan-Tahapan
Apabila kamu akan bekerja, biasanya mengikuti seleksi terlebih
dahulu. Kegiatan seleksi merupakan cara suatu perusahaan atau institusi dalam memilih pegawai yang terbaik sesuai dengan jenis pekerjaan. Nah, jika kamu akan bekerja, akan mengikuti tes dan wawancara. Oleh karena itu, pahamilah kiat sukses dalam mengikuti kegiatan wawancara. Pemahaman terhadap bacaan ini akan menjadi panduan bagimu dalam mengikuti wawancara. Untuk lebih jelasnya, bacalah teks berikut dengan saksama!
Kiat
Berwawancara Kerja
Bagi perusahaan, wawancara merupakan kesempatan untuk menggali
kualifikasi calon pegawai secara lebih mendalam, melihat kecocokannya dengan
posisi yang ditawarkan, kebutuhan dan sifat perusahaan. Wawancara pun menjadi
ajang tanya jawab antara pewawancara dengan calon.
Agar mudah dipahami oleh mitra bicara, kita harus berbicara
dengan jelas. Usahakan agar kita tidak berbicara terlalu cepat atau lambat,
atur juga suara agar jelas terdengar. Suara yang terlalu pelan membuat kita
terlihat kurang percaya diri, sementara suara yang terlalu keras membuat kita
terlihat agresif. Penggunaan bahasa yang baik juga menjadi suatu keharusan.
Selain itu, perhatikan betul apa yang disampaikan pewawancara
agar kita dapat memberikan jawaban yang relevan. Tidak ada salahnya menanyakan
kembali atau mencoba mengulangi pertanyaan yang diajukan untuk memastikan bahwa
pemahaman kita sudah benar. Namun, jangan melakukannya terlalu sering karena
justru akan membuat pewawancara mempertanyakan daya tangkap kita.
Bahasa tubuh pun ikut memegang peranan. Gerakan nonverbal
seperti mengangguk atau sikap tubuh yang agak condong ke depan menunjukkan
bahwa kita tertarik pada apa yang disampaikan si pewawancara. Pastikan pula
kita menjaga kontak mata dengan pewawancara karena kontak mata penting dalam
proses komunikasi, termasuk dalam wawancara kerja.
Singkatnya, akan lebih baik jika kita mampu menampilkan sikap
yang antusias secara verbal maupun nonverbal. Oleh karena itu, hindari bahasa
tubuh yang dapat diartikan negatif, seperti menggoyangkan kaki, mengetuk-ngetuk
jari, atau menghindari kontak mata. Cara berbicara yang percaya diri namun
tidak terkesan sombong dapat menarik minat pewawancara.
Pada saat berbicara, hindari uraian yang panjang lebar dan
berteletele. Cobalah mengemas kalimat secara singkat dan terfokus, tetapi tetap
menarik. Kita diharapkan mampu menunjukkan bahwa kita adalah orang yang tepat
untuk posisi yang ditawarkan. Ceritakanlah kemampuan atau pengalaman yang
relevan dengan posisi tersebut. Hindari mengkritik atasan atau rekan kerja sebelumnya
karena ini menunjukkan sikap yang tidak profesional.
Selama
wawancara berlangsung, jadilah diri sendiri. Ungkapan ini mungkin terdengar
klise, namun jauh lebih baik menjadi diri sendiri dan berbicara dengan jujur,
daripada mencoba mengatakan sesuatu yang menurut kita akan membuat pewawancara
merasa terkesan. Jangan melebih-lebihkan kualifikasi kita, apalagi mengelabui
dengan memberikan data yang tidak benar. Cepat atau lambat, pewawancara akan
menemukan bahwa data tersebut hanyalah karangan. Tunjukkan bahwa kita mampu
mengenali diri kita sendiri dengan tepat.
Pewawancara biasanya memberikan kesempatan kepada kita untuk
mengajukan pertanyaan di akhir wawancara. Gunakanlah kesempatan ini secara
elegan dengan cara menunjukkan rasa ingin tahu kita tentang lingkup dan
deskripsi tugas posisi yang dilamar, kesempatan pengembangan diri, dan
sebagainya. Ini wajar karena bersikap pasif dan menyerahkan segala sesuatu
kepada pihak perusahaan tidak akan menambah nilai kita di mata pewawancara.
Calon yang ingin bertanya dalam porsi yang tepat menunjukkan
kesungguhan minatnya pada posisi yang ditawarkan dan juga pada perusahaan. Di
sesi ini biasanya muncul pula pembicaraan mengenai gaji dan tunjangan.
Pewawancara sangat menghargai kandidat yang mampu menentukan nominal gaji yang
ia harapkan karena dianggap dapat melakukan penilaian atas kemampuannya dan
tugas-tugas yang akan dilakukan. Tentu saja angkanya harus logis sambil tetap
membuka kesempatan untuk negosiasi.
Dengan persiapan matang dan unjuk diri yang baik saat wawancara,
kita telah meninggalkan kesan yang layak untuk dipertimbangkan oleh perusahaan.
Bacaan di atas menjelaskan cara mengikuti wawancara kerja di
suatu perusahaan. Di dalam teks tersebut disampaikan petunjuk-petunjuk seperti
berikut.
- Berbicara
harus jelas, tidak terlalu cepat, atau lambat.
- Harus
tampil percaya diri.
- Jawaban
yang disampaikan harus relevan dengan pertanyaan.
Materi selengkapnya bisa
dibaca buku paket BIN halaman 12 s/d 15
SELAMAT
BELAJAR
0 Komentar